Tampilkan postingan dengan label roh kudus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label roh kudus. Tampilkan semua postingan

 Apa Tujuan Pentakosta?


Yesus berkata bahwa tujuan Pentakosta adalah agar para pengikut-Nya dapat diberdayakan sebagai saksi-saksi bagi-Nya.

Misi inilah tujuan dari Pentakosta.  Itulah sebabnya kita menerima kuasa saat Roh Kudus memenuhi kita.

Di dunia ini masih penuh dengan orang-orang yang perlu mendengar dan melihat pesan Injil.  Beberapa dari mereka berada di dekat kita dan beberapa lagi jauh dan sulit dijangkau.

Tujuan Pentakosta adalah untuk memenuhi orang percaya dengan Roh Kudus sehingga kita dapat bersaksi ---dengan kekuatan yang efektif melalui apa yang kita katakan & bagaimana kita hidup---  kepada orang lain tentang kebenaran ajaib dari Tuhan kita Yesus Kristus yang mulia.

 

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu,  dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi”  (Kisah Para Rasul 1:8).

 

Sumber:  YouVersion. 

 

PRESTASI TERBESAR
 
Orang tidak sadar bahwa pencapaian terbesar di seluruh alam semesta bukanlah sukses dalam bisnis, bukan promosi, bukan memperoleh gelar  PhD, bukan memenangkan lotere besar, tetapi melakukan kehendak Tuhan.  Di antaranya ialah,  mengasihi musuh Anda (seperti yang tertulis di dalam Kitab Suci pada Injil Lukas 6:27-28)  

Memang secara manusiawi, sikap dan ekspresi seperti itu akan dipandang sebagai orang yg  tidak waras.  Karena apa pun warna  kulit,   ras atau budayanya, ketika disakiti orang akan berusaha “menyengat.  Dan itu bisa dimengerti karena kita manusia terdiri dari daging dan  darah!  

Tetapi,  bagaimana seharusnya sikap umat Kristen terhadap orang yang membencinya?

Pertama kita harus memahami bahwa, ada sebuah cinta tanpa syarat atau yang dinamakan kasih agape.  Kasih ini berasal dari Allah sendiri.  Kasih agape adalah kekuatan untuk mengasihi mereka yang tidak bisa dikasihi.  Oleh karena itu kasih agape sanggup mengasihi musuh.   Manusia tidak mempunyai kasih ilahi ini.
 
Tetapi jika kita memiliki Tuhan Yesus di dalam hati kita (ketika diubah oleh Roh Kudus dengan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi kita),  maka kita dipenuhi dengan kasih-Nya sehingga kita juga akan mampu mengasihi musuh seperti yang Tuhan kehendaki!
 
Tuhan memberkati.  💛
(Dari: Nelly L
.)

Jemaat Dan Pelayanan

Salah satu bagian penting dalam tugas saya adalah acara pembagian ijazah.  Setiap kali dalam acara itu saya sangat gembira memikirkan para lulusan yang siap pergi memberitakan Injil keluar.
Hingga suatu saat,  saya melihat  sekelompok semut rangrang  yang rajin sedang sibuk  membangun sarang di pohon.  Saya berpikir, “Ada banyak perkara lebih besar daripada membangun sarang daun”.

Jemaat Dan Misi

Pertobatan Massal
Kitab Kisah Para Rasul adalah buku tentang misi.

Rasul-rasul Kristus dan jemaat Kristus bersama-sama memberitakan Yesus, Juruselamat dunia yang bangkit dari antara orang mati.

Yesus yang bangkit adalah berita utama yang mereka sampaikan kepada dunia.

Jemaat dan Allah Tritunggal (5)

TRITUNGGAL:  Bapa,Anak,Roh Kudus
Penutup.

Demikianlah semuanya ada tiga suara yang menunjukkan kepada jemaat bahwa Allah itu Esa yang beroknum tiga. Suara melalui Alkitab, Firman Allah sendiri. Suara melalui sejarah. Dan suara melalui alam semesta.

Sekarang, apakah resikonya jika jemaat menolak Tritunggal? Banyak orang datang kepada saya dan menyatakan tidak mau menerima fakta Tritunggal. Mereka berkata, “Tidak mungkin kami menerima Tritunggal! Ini keputusan kami!” Maksudnya, orang-orang itu menolak fakta bahwa Roh Kudus adalah Allah. Mereka menolak Yesus Kristus adalah Allah. Mereka menolak Bapa adalah Allah. Ketiganya yang Esa. Mereka hanya mau percaya Allah itu Maha Esa saja, tanpa terdiri dari Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Titik! Demikianlah pendapat mereka.

Jemaat dan Allah Tritunggal (4)

Suara ketiga: Alkitab.

Jemaat bisa membaca ajaran tentang Allah Tritunggal dengan jelas di dalam Alkitab. Jika tidak ada suara lain yang mengatakan bahwa Allah itu Tritunggal, jika Alkitab adalah satu-satunya suara yang menasihati kita untuk menerima Tritunggal, kita masih wajib menerimanya. Jemaat tidak perlu menolaknya karena Alkitab adalah wahyu Allah yang diberikan kepada kita manusia.

Jemaat dan Pentakosta!!!

Jemaat baru saja memperingati hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2:1-13). Apa yang sebenarnya terjadi pada hari itu?

Pada zaman Perjanjian Lama, Pentakosta jatuh pada hari ke-50 setelah hari raya Buah Sulung. Dari mempelajari kitab Imamat, kita menemukan bahwa hari raya Buah Sulung menggambarkan kebangkitan Yesus Kristus! “… Kristus buah sulung (kebangkitan) ” , (1 Korintus 15:23). Sedangkan Paskah berbicara tentang kematian Yesus Kristus! “… anak domba Paskah kita telah disembelih, yaitu Kristus”, (1 Korintus 5:7).