Bila Alkitab menyebut “dosa”, yang dimaksudkan adalah sifatnya. Ini berbeda dari “dosa-dosa” yang merupakan manifestasi dari sifat dosa itu.
Istilah “dosa” yang terdapat dalam berbagai ayat selalu berarti manusia lama kita, tabiat busuk manusia, kecenderungan jahat yang dibawa sejak lahir di dalam diri semua orang.
Dosa adalah pelanggaran hukum, melangkahi batas ilahi antara kebaikan dan kejahatan. Dosa adalah perbuatan salah, suatu tindakan yang bersifat salah, baik yang jelas dilarang atau tidak. Dosa ialah kesalahan, meninggalkan yang benar.
“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia (Yesus Kristus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kisah Para Rasul 4:12).