Tampilkan postingan dengan label kikir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kikir. Tampilkan semua postingan

Jemaat Dan Kemurahan Hati

Matius 25:31-45
Dulu saya kurang percaya pada perkataan seorang pendeta, "Dalam hal kemurahan hati orang Kristen seharusnya merasa malu karena masih kalah dari orang beragama lain itu."  Saya pikir, ah masak!  Sebagai jemaat Kristus 'kan mereka sudah mengalami kasih Tuhan. Sudah sering mendengar khotbah tentang orang Samaria yang murah hati. Sudah hafal perintah Yesus untuk mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Saya pikir, orang yang mengaku pengikut Kristus 'kan tidak lagi memikirkan kepentingan diri sendiri saja, tetapi juga suka menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan. Tidak lagi tidak-peduli, tetapi penuh belas-kasihan. Tidak kikir, melainkan murah hati.

Jemaat dan Keuangan (4)

HEMAT ATAU KIKIR?

Alkitab berkata, "Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya. Ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum. Siapa menahan gandum, ia dikutuki orang, tetapi berkat turun di atas kepala orang yang menjual gandum" (Amsal 11:24-26).

Allah sering memberkati anak-anakNya dengan kekayaan kemurahanNya, dengan maksud antara lain supaya mereka menjadi orang-orang yang suka menolong – tetapi bukan boros. Supaya mereka tetap hemat – tetapi bukan kikir.