Tampilkan postingan dengan label korban dosa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korban dosa. Tampilkan semua postingan

JALAN KELEPASAN DARI MAUT 

Keselamatan kekal kita diberikan dengan cuma-cuma.
Tetapi dibeli oleh Allah dengan harga yang sangat mahal.
Anak Allah menjadi manusia supaya Ia dapat menumpahkan darah-Nya yang mulia.
Yesus adalah Anak Domba Allah yang sempurna,  datang ke dunia untuk dijadikan korban dosa kita.

Dengan mengorbankan diri-Nya sekali untuk selamanya,
Yesus telah membayar lunas semua hukuman dosa kita.
Penebusan (membeli & membebaskan kita dari dosa) yang diselesaikan-Nya di kayu salib itu akan selalu menjadi peristiwa paling penting sepanjang masa!




Yohanes melihat YESUS datang... dan ia berkata, "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. (Yohanes 1:29).

Jemaat dan Yesus … Yang Mengorbankan DiriNya sendiri!!!

Jemaat orang percaya akan segera memperingati kematian Yesus pada hari Jum’at Agung minggu ini. Sebagai pengantara satu-satunya antara Allah dan manusia, Yesus mesti memenuhi beberapa kriteria. Ia harus menjadi manusia, harus ditunjuk oleh Allah sendiri, harus penuh belas kasihan, dan … dapat mengorbankan diriNya sendiri karena dosa manusia!

Kita membahas yang terakhir, karena ini sangat berhubungan dengan kematianNya. Penderitaan Yesus dimulai di Taman Getsemani pada malam sebelum besok paginya Ia disalibkan sampai mati. Alkitab menulis bahwa Yesus “mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia (Allah Bapa) … (Ibrani 5:7). Malam itu hatiNya penuh dengan kesedihan atas kematian yang akan dialamiNya esok hari. Ia berdoa, “Ya BapaKu, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaKu … “ (Matius 26:39).