MEMBERI DENGAN SUKACITA !!!
MENGAPA YESUS MATI DISALIB?
TUJUAN ILAHI DINYATAKAN DI ALKITAB:
1.
Lukas
22:42 adalah ayat
Alkitab yang mencatat doa Yesus di Taman Getsemani: “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau,
ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah
yang terjadi”
2.
Matius 26:56 berbunyi: "Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap
yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi."
3.
Ibrani 10:9 menyatakan: "Dan kemudian kata-Nya: 'Sungguh, Aku datang untuk
melakukan kehendak-Mu.' Yang pertama
Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua.”
4.
Lukas 22:20 mencatat momen penting saat Perjamuan Malam Terakhir. Yesus berkata, "Cawan ini adalah perjanjian
baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu."
5.
Kisah Para Rasul 20:28, "Karena
itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan
Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang
diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri."
6.
Efesus
2:16 berbunyi: "… dan
untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh
salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu."
7.
Matius
20:28 berbunyi: "Sama
seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani
dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang"
8.
Yohanes
1:29 adalah: "Pada
keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata:
'Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia."
9.
1
Yohanes 3:8 menyatakan
bahwa “barangsiapa yang tetap berbuat dosa berasal dari Iblis, karena Iblis
telah berbuat dosa sejak semula. Namun, Anak Allah (Yesus Kristus) datang ke
dunia untuk membinasakan segala perbuatan Iblis tersebut.”
10. Ibrani
9:11-14 menjelaskan bahwa “Yesus Kristus adalah Imam Besar Agung Perjanjian Baru yang
masuk ke tempat kudus dengan membawa darah-Nya sendiri untuk memberikan kelepasan kekal dan menyucikan hati nurani.”
11. Roma
5:8 berbunyi: "Akan tetapi Allah
menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk
kita, ketika kita masih berdosa."
12. Yohanes
3:16 berbunyi: "Karena
begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan
Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak
binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
13. Matius
20:28 berbunyi: "Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan
untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi
banyak orang"
14. Yohanes 3:16 berbunyi: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
renungan harian:
HIKMAT BIJAKSANA YANG DARI ATAS...
Yesus bukanlah seorang Kristen.
Dia adalah orang Yahudi.
-pixabay
Dia sendiri telah menjelaskannya dengan tegas ketika berkata kepada perempuan Samaria itu:
“Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal; kami tahu siapa yang kami sembah, sebab keselamatan berasal dari orang Yahudi.” (Injil Yohanes 4:22)
Bahkan nama Ibrani-Nya pun menyatakan siapa Dia. Yeshua (יֵשׁוּעַ) berarti “keselamatan.” Memang, keselamatan berasal dari orang Yahudi.
Dia datang ke dunia sebagai orang Yahudi, hidup sebagai orang Yahudi, mati sebagai orang Yahudi, bangkit kembali sebagai orang Yahudi, dan akan kembali sebagai Mesias Yahudi. Itulah sebabnya Kitab Suci menyebut-Nya:
“... Singa dari suku Yehuda, Tunas Daud, telah menang…” (Wahyu 5:5 )
Orang Kristen adalah pengikut Mesias (Kristus). Anda tidak dapat menjadi pengikut Mesias jika Anda sendiri adalah Mesias. Yesus-lah Mesias untuk diikuti oleh semua orang, terlepas dari etnis, kebangsaan, atau latar belakang agama mereka.
“Dan tidak ada keselamatan di dalam nama lain, sebab tidak ada nama lain di bawah kolong langit yang diberikan kepada manusia, yang olehnya kita harus diselamatkan.” (Kisah Para Rasul 4:12 )
Oleh: Amir Tsarfati.
serakah atau tamak...
Serakah itu seperti minum air laut... SEmakin diminum SEmakin haus!
Dalam bahasa asli Perjanjian Baru (Yunani), sifat ini sering disebut sebagai pleonexia (keinginan tak pernah puas untuk memiliki lebih banyak) atau philarguria (cinta akan uang).
Injil Markus 7:21-23
Yesus menyebutkan bahwa keserakahan adalah salah satu dari hal-hal jahat yang timbul dari dalam hati orang dan yang menajiskan manusia.
Injil Lukas 12:15
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidak tergantung dari kekayaannya."
Surat 2 Petrus 2:3
Dan karena ketamakannya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari keuntungan dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka.
Mencari Keadilan Seperti Allah Bapa Kita
Dalam Yesaya 1:17, Allah
menyerukan kepada umat-Nya untuk “belajarlah berbuat benar; carilah keadilan. Bela orang yang tertindas.
Perjuangkan hak anak yatim; belalah perkara janda.” Ini
bukan sekedar saran—melainkan perintah yang berakar pada kerinduan Allah
sendiri akan keadilan.
Yesaya
menyoroti tiga kelompok
yang paling rentan pada zamannya: orang-orang yang tertindas, anak-anak yatim, dan janda. Penderitaan mereka
tidak boleh diabaikan—dan hal yang sama berlaku hingga hari ini.
Panggilan untuk keadilan selalu menjadi inti dari
hati Allah. Keadilan tidak terpisah dari iman—melainkan
merupakan wujudnya. Mengikut Yesus berarti
peduli terhadap apa yang Dia pedulikan, mengasihi mereka yang Dia kasihi, dan
bertindak atas nama mereka yang tidak dapat memperjuangkan diri sendiri. Ini
bukanlah pilihan. Inilah arti menjadi anak Allah.
Ketika kita mencari keadilan, kita mencerminkan
hati Bapa kita, yang
selalu dekat dengan mereka yang patah hati, selalu membela kepentingan yang
rentan, dan yang selalu
bekerja melalui umat-Nya untuk membawa keadilan ke dunia.
Sumber: YouVersion
SEBUAH DOA PAGI...
Tuhan Yesus memberi contoh untuk berdoa (berbicara / bercakap-cakap dengan Allah) kepada Bapa-Nya di sorga di waktu pagi hari.
------------------------
"Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang terpencil dan berdoa di sana."
(Injil Markus 1:35)
TETAP WASPADA !!!
Mungkin
kamu sedang malas. Mungkin kamu teralihkan perhatiannya. Mungkin kamu terlalu
peduli dengan pendapat orang lain. Mungkin kamu lelah mempertahankan
pendirianmu.
Petrus,
salah satu murid terdekat Yesus, pasti mengerti. Ia meninggalkan segalanya
untuk mengikuti Yesus. Ia mengasihi, mempercayai, dan percaya kepada Yesus.
Namun ketika dikaitkan dengan Yesus dan itu mengancam keamanan dan reputasinya,
Petrus menyangkal-Nya—tiga kali.
Untungnya,
Yesus mengampuni dia, memulihkan dia, dan bahkan memberinya kuasa untuk
berkhotbah pada hari Pentakosta—hari ketika 3.000 orang dibaptis dan gereja
mula-mula dimulai.
Petrus
itulah yang menulis ayat-ayat berikut:
(1 PETRUS 5:8-9)
"Waspadalah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si Iblis berjalan keliling sama
seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh,...”
Jika kita
hendak melawan musuh, kita harus tetap berada di garis serangan dan
pertahanan.
Serangan: Tetap waspada. Berdirilah
teguh. Jadilah kuat. Bacalah Firman Tuhan. Carilah komunitas yang berpusat pada
Tuhan. Berjuanglah untuk waktu dan hubungan dengan Tuhan. Ingatlah bahwa ada
orang lain yang turut berperang bersama Anda.
Pertahanan: Jika ada yang memutarbalikkan
kebenaran, tegurlah. Jika kamu melihat ketidakadilan, lakukan sesuatu untuk
membantu. Jika musuhmu, Iblis, sedang membuat kekacauan, beranilah untuk
memperjuangkan kebaikan.
Pada
saat-saat di mana kamu lengah, jangan biarkan dirimu terjebak dalam rasa
bersalah atau malu. Kita semua pernah mengalami saat-saat di mana kita
tergelincir.
Mintalah pengampunan
lalu teruslah melangkah maju.
Apa yang
dilakukan Yesus setelah Ia bangkit dari kematian? Ia menemui Petrus. Bahkan, Ia memasak sarapan
untuk Petrus di tepi pantai! Ia memberi
Petrus kesempatan kedua, dan bahkan mengangkatnya menjadi pemimpin.
Jadi,
tetaplah waspada!!! Dan ingatlah: Tuhan tetap
ada untuk membimbingmu.
KEKRISTENAN DI HARI-HARI TERAKHIR...
Siapa pun yang mengatakan bahwa Kekristenan akan
berkembang pesat di hari-hari terakhir,
orang itu membohongi Anda!
Hari-hari terakhir akan ditandai oleh tipu daya
dari luar dan kemurtadan dari dalam.
Apakah ini pantas membuat para pengikut Kristus menjadi sedih, putus asa, cemas?
Tentu saja tidak!
Justru kita harus menengadah — karena penebusan kita sudah dekat.
Tuhan Yesus kita yang terkasih berkata:
“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” • Yohanes 16:33
Jadi, meskipun segalanya tampak gelap, ingatlah—sukacita Tuhan adalah kekuatanmu. • Nehemia 8:10
Orang-orang yang beriman pada Kristus harus menunjukkan ketangguhan dan menyatakan berkat-Nya meskipun dalam masa-masa sulit.
“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.” • Yeremia 17:7-8
PASKAH…
YESUS BANGKIT, IA HIDUP !!!
JESUS CHRIST
IS RISEN, HE IS ALIVE...
WE WHO BELIEVE IT WILL ALSO
LIVE FOREVER...
PRAISE THE LORD, HALLELUJAH,
AMEN!!! ...
HAPPY EASTER!
YESUS KRISTUS TELAH BANGKIT, DIA HIDUP...
KITA YANG PERCAYA AKAN HIDUP
SELAMANYA...
PUJI TUHAN, HALELUYA, AMIN!!! ...
SELAMAT PASKAH!
---------------------------------
Alkitab mencatat bahwa Yesus Kristus bangkit
dari antara orang mati pada hari ke-3 sesudah Dia mati disalibkan...
Surat Roma 10:9-13 berkata, "Jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa YESUS adalah TUHAN, dan percaya dengan hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka engkau akan diselamatkan. Sebab, dengan hati orang percaya sehingga dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku sehingga diselamatkan... Siapa saja yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan... siapa saja yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan."
SEMOGA PASKAH HARI INI MENJADI BERKAT !
🙏🙏🙏
DOMBA PASKAH YANG SEJATI
YESUS adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal!
“LIHATLAH ANAK DOMBA ALLAH,
YANG MENGHAPUS DOSA DUNIA!”
(Injil Yohanes 1:29).
Yesus disebut Domba Paskah karena pengorbanan-Nya di
kayu salib menggenapi simbol domba sebagai korban dalam Perjanjian Lama. Darah-Nya yang tercurah menjadi tanda
penebusan yang menyelamatkan manusia dari hukuman dosa dan maut, sama seperti
darah domba Paskah yang dulu melindungi bangsa Israel di Mesir.
Maksud Yesus Sebagai Domba Paskah:
- Korban
yang Sempurna: Seperti domba Paskah yang tidak
bercacat (Keluaran 12:5),
Yesus adalah korban yang suci dan tak bernoda, yang menghapus dosa manusia
sekali untuk selama-lamanya (Ibrani 10:10).
- Penebusan
dan Perlindungan: Darah Yesus melindungi orang
percaya dari murka Allah atas dosa, sebagaimana darah domba Paskah di
Mesir dulu menyelamatkan anak sulung Israel dari kematian (Keluaran 12:13;
1 Petrus 1:18-19).
- Ketaatan
dan Kematian: Yesus menyerahkan nyawa-Nya dengan
rela, seperti domba yang dibawa ke pembantaian, untuk menggenapi nubuat
nabi Yesaya (Injil Yohanes 10:11,15; Kitab Yesaya 53:6-7).
Contoh Penggunaan/Penerapan:
- Perjamuan
Tuhan: Saat mengadakan perjamuan, umat
Kristen mengingat roti dan anggur sebagai simbol (lambang) tubuh dan darah
Yesus, Domba Paskah sejati.
- Paskah: Saat
merayakan Paskah, umat Kristen bersyukur atas pengorbanan Yesus yang
membawa keselamatan kekal.
- Pembebasan Dari Hukuman Dosa: Umat percaya / pengikut Kristus mengandalkan darah Yesus untuk pengampunan dari dosa, bukan lagi melalui korban hewan domba atau lainnya.
----------------------------------------------------------
“… DAN DARAH YESUS, ANAK-NYA ITU,
MENYUCIKAN KITA DARI SEGALA DOSA”
(Surat
1 Yohanes 1:7)
---------------------------------------------------
Hai orang-orang munafik! (MATIUS 15:7)
Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik? (MATIUS 22:18)
Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: Mengapa kamu mencobai Aku? (MARKUS 12:15)
Celakalah kamu,... hai kamu orang-orang munafik. (MATIUS 23:25)
"Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia (YESUS), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Kisah Para Rasul 4:12).
TIADA YANG MUSTAHIL
DENGAN TUHAN...
INSPIRASI BOTOL & KARAKTER KITA
- Galatia 5:22-23: Menggambarkan karakter yang dihasilkan oleh Roh Kudus: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.
- 2 Petrus 1:5-7: Perintah untuk menambahkan kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih akan saudara-saudara, dan kasih akan semua orang pada iman.
- Roma 5:3-4: Penderitaan menghasilkan ketekunan, ketekunan menghasilkan tahan uji (karakter), dan tahan uji menghasilkan pengharapan.
- Yakobus 1:2-4: Ujian iman menghasilkan ketekunan, yang memproses manusia menjadi sempurna dan lengkap.
- Mazmur 15:2: Karakter orang yang berkenan kepada Tuhan: hidup tidak bercela, melakukan yang benar, dan jujur.
- Amsal 22:1: Reputasi (nama baik) lebih berharga daripada kekayaan besar.
- Titus 2:7-8: Menjadi teladan dalam berbuat baik, jujur, dan sungguh-sungguh.
- Kolose 3:12-14: Mengenakan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran, dan kasih.
- Matius 5:13-16: Menjadi garam dan terang dunia melalui perbuatan baik.