MEMBERI DENGAN SUKACITA !!!

Hendaklah setiap orang memberikan apa yang telah diputuskannya dalam hati, bukan dengan berat hati atau karena terpaksa, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”

(2 Korintus 9:7).



 MENGAPA YESUS MATI DISALIB?

TUJUAN ILAHI DINYATAKAN DI ALKITAB:

1.    Lukas 22:42 adalah ayat Alkitab yang mencatat doa Yesus di Taman Getsemani: “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi

2.    Matius 26:56 berbunyi: "Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi."

3.    Ibrani 10:9 menyatakan: "Dan kemudian kata-Nya: 'Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.'  Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua.

4.    Lukas 22:20 mencatat momen penting saat Perjamuan Malam Terakhir.  Yesus berkata, "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu."

5.    Kisah Para Rasul 20:28, "Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri."

6.    Efesus 2:16 berbunyi: "… dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu."

7.    Matius 20:28 berbunyi: "Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang"

8.    Yohanes 1:29 adalah: "Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: 'Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia."

9.    1 Yohanes 3:8 menyatakan bahwa “barangsiapa yang tetap berbuat dosa berasal dari Iblis, karena Iblis telah berbuat dosa sejak semula. Namun, Anak Allah (Yesus Kristus) datang ke dunia untuk membinasakan segala perbuatan Iblis tersebut.

10.  Ibrani 9:11-14 menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah Imam Besar Agung Perjanjian Baru yang masuk ke tempat kudus dengan membawa darah-Nya sendiri untuk memberikan kelepasan kekal dan menyucikan hati nurani.

11.  Roma 5:8 berbunyi: "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."

12. Yohanes 3:16 berbunyi: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

13.   Matius 20:28 berbunyi: "Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang"

14.  Yohanes 3:16 berbunyi: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

 renungan harian:

HIKMAT BIJAKSANA YANG DARI ATAS...

Yakobus 1:5, mengatakan "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat,   hendaklah ia memintakannya kepada Allah, – yang memberikan kepada semua orang  dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit –, maka hal itu akan diberikan kepadanya." 

Sumber: Winnie L.

 Yesus bukanlah seorang Kristen.

Dia adalah orang Yahudi.

     -pixabay

Dia sendiri telah menjelaskannya dengan tegas ketika berkata kepada perempuan Samaria itu:

Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal; kami tahu siapa yang kami sembah, sebab keselamatan berasal dari orang Yahudi.”   (Injil Yohanes 4:22)

Bahkan nama Ibrani-Nya pun menyatakan siapa Dia. Yeshua (יֵשׁוּעַ) berarti keselamatan.” Memang, keselamatan berasal dari orang Yahudi.

Dia datang ke dunia sebagai orang Yahudi, hidup sebagai orang Yahudi, mati sebagai orang Yahudi, bangkit kembali sebagai orang Yahudi, dan akan kembali sebagai Mesias Yahudi.  Itulah sebabnya Kitab Suci menyebut-Nya:

“... Singa dari suku Yehuda, Tunas Daud, telah menang…”  (Wahyu 5:5 )

Orang Kristen adalah pengikut Mesias (Kristus). Anda tidak dapat menjadi pengikut Mesias jika Anda sendiri adalah Mesias.  Yesus-lah Mesias untuk diikuti oleh semua orang, terlepas dari etnis, kebangsaan, atau latar belakang agama mereka.

Dan tidak ada keselamatan di dalam nama lain, sebab tidak ada nama lain di bawah kolong langit yang diberikan kepada manusia, yang olehnya kita harus diselamatkan.”  (Kisah Para Rasul 4:12 )


OlehAmir Tsarfati.  

 serakah atau tamak...

Serakah itu seperti minum air laut... SEmakin diminum SEmakin haus!

Dalam bahasa asli Perjanjian Baru (Yunani), sifat ini sering disebut sebagai pleonexia (keinginan tak pernah puas untuk memiliki lebih banyak) atau philarguria (cinta akan uang). 


                                                           Injil Markus 7:21-23

    Yesus menyebutkan bahwa keserakahan adalah salah satu dari hal-hal jahat yang timbul dari dalam hati orang dan yang menajiskan manusia.

Injil Lukas 12:15

Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidak tergantung dari kekayaannya."

Surat 2 Petrus 2:3

Dan karena ketamakannya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari keuntungan dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka.

 Mencari Keadilan     Seperti Allah Bapa Kita


Dalam Yesaya 1:17, Allah menyerukan kepada umat-Nya untuk “belajarlah berbuat benar; carilah keadilan. Bela orang yang tertindas. Perjuangkan hak anak yatim; belalah perkara janda.”                                                                        Ini bukan sekedar saran—melainkan perintah yang berakar pada kerinduan Allah sendiri akan keadilan.

Yesaya menyoroti tiga kelompok yang paling rentan pada zamannya: orang-orang yang tertindas, anak-anak yatim, dan janda. Penderitaan mereka tidak boleh diabaikan—dan hal yang sama berlaku hingga hari ini.

Panggilan untuk keadilan selalu menjadi inti dari hati Allah.  Keadilan tidak terpisah dari iman—melainkan merupakan wujudnya.  Mengikut Yesus berarti peduli terhadap apa yang Dia pedulikan, mengasihi mereka yang Dia kasihi, dan bertindak atas nama mereka yang tidak dapat memperjuangkan diri sendiri. Ini bukanlah pilihan. Inilah arti menjadi anak Allah.

Ketika kita mencari keadilan, kita mencerminkan hati Bapa kita, yang selalu dekat dengan mereka yang patah hati, selalu membela kepentingan yang rentan, dan yang selalu bekerja melalui umat-Nya untuk membawa keadilan ke dunia.


Sumber: YouVersion

 SEBUAH DOA PAGI...


Tuhan Yesus memberi contoh untuk berdoa (berbicara / bercakap-cakap dengan Allah) kepada Bapa-Nya di sorga di waktu pagi hari.

------------------------

"Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar.  Ia pergi ke tempat yang terpencil dan berdoa di sana."

(Injil Markus 1:35)

 5 MENIT SEBELUM TIDUR...

"Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, 
sebab hanya Engkaulah ya TUHAN, yang membuat aku hidup aman"
(Mazmur 4:9)


 NAMA YANG BERKUASA MENYELAMATKAN!


Siapa saja yang berseru kepada nama Tuhan (YESUS) akan diselamatkan.  -ROMA 10:13.

 TETAP WASPADA !!!



Pernahkah kamu lengah di saat seharusnya tidak boleh?

Mungkin kamu sedang malas. Mungkin kamu teralihkan perhatiannya. Mungkin kamu terlalu peduli dengan pendapat orang lain. Mungkin kamu lelah mempertahankan pendirianmu.

Petrus, salah satu murid terdekat Yesus, pasti mengerti. Ia meninggalkan segalanya untuk mengikuti Yesus. Ia mengasihi, mempercayai, dan percaya kepada Yesus. Namun ketika dikaitkan dengan Yesus dan itu mengancam keamanan dan reputasinya, Petrus menyangkal-Nya—tiga kali.

Untungnya, Yesus mengampuni dia, memulihkan dia, dan bahkan memberinya kuasa untuk berkhotbah pada hari Pentakosta—hari ketika 3.000 orang dibaptis dan gereja mula-mula dimulai.

Petrus itulah yang menulis ayat-ayat berikut:

(1 PETRUS 5:8-9)


"Waspadalah dan berjaga-jagalah!   Lawanmu si Iblis berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh,...”  

                                                                                          

Jika kita hendak melawan musuh, kita harus tetap berada di garis serangan dan pertahanan.

Serangan: Tetap waspada. Berdirilah teguh. Jadilah kuat. Bacalah Firman Tuhan. Carilah komunitas yang berpusat pada Tuhan. Berjuanglah untuk waktu dan hubungan dengan Tuhan. Ingatlah bahwa ada orang lain yang turut berperang bersama Anda.

Pertahanan: Jika ada yang memutarbalikkan kebenaran, tegurlah. Jika kamu melihat ketidakadilan, lakukan sesuatu untuk membantu. Jika musuhmu, Iblis, sedang membuat kekacauan, beranilah untuk memperjuangkan kebaikan.

Pada saat-saat di mana kamu lengah, jangan biarkan dirimu terjebak dalam rasa bersalah atau malu. Kita semua pernah mengalami saat-saat di mana kita tergelincir.

Mintalah pengampunan lalu teruslah melangkah maju.

Apa yang dilakukan Yesus setelah Ia bangkit dari kematian?  Ia menemui Petrus. Bahkan, Ia memasak sarapan untuk Petrus di tepi pantai!  Ia memberi Petrus kesempatan kedua, dan bahkan mengangkatnya menjadi pemimpin.

Jadi, tetaplah waspada!!!  Dan ingatlah: Tuhan tetap ada untuk membimbingmu.

 KEKRISTENAN DI HARI-HARI TERAKHIR...


Siapa pun yang mengatakan bahwa Kekristenan akan berkembang pesat di hari-hari terakhir,  orang itu membohongi Anda!

Hari-hari terakhir akan ditandai oleh tipu daya dari luar dan kemurtadan dari dalam.

Apakah ini pantas membuat para pengikut Kristus menjadi sedih, putus asa, cemas?

Tentu saja tidak!  Justru kita harus menengadah — karena penebusan kita sudah dekat.

Tuhan Yesus kita yang terkasih berkata:

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”   Yohanes 16:33

Jadi, meskipun segalanya tampak gelap, ingatlahsukacita Tuhan adalah kekuatanmu.   Nehemia 8:10

Orang-orang yang beriman pada Kristus harus menunjukkan ketangguhan dan menyatakan berkat-Nya meskipun dalam masa-masa sulit.

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”   Yeremia 17:7-8

 PASKAH…

YESUS BANGKIT,  IA HIDUP !!!


JESUS ​​CHRIST IS RISEN, HE IS ALIVE...

WE WHO BELIEVE IT WILL ALSO LIVE FOREVER...

PRAISE THE LORD, HALLELUJAH, AMEN!!! ...

HAPPY EASTER!



YESUS KRISTUS TELAH BANGKIT, DIA HIDUP...

KITA YANG PERCAYA AKAN HIDUP SELAMANYA...

PUJI TUHAN, HALELUYA, AMIN!!! ...

SELAMAT PASKAH!


---------------------------------

Alkitab mencatat bahwa Yesus Kristus bangkit dari antara orang mati pada hari ke-3 sesudah Dia mati disalibkan...  

Surat Roma 10:9-13 berkata, "Jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa YESUS adalah TUHAN, dan percaya dengan hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka engkau akan diselamatkan.   Sebab, dengan hati orang percaya sehingga dibenarkan,  dan dengan mulut orang mengaku sehingga diselamatkan... Siapa saja yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan...  siapa saja yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan."   

SEMOGA PASKAH HARI INI MENJADI BERKAT !    

🙏🙏🙏

 DOMBA PASKAH YANG SEJATI

YESUS adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal!

 -----------------------------------------------

LIHATLAH ANAK DOMBA ALLAH, 

       YANG MENGHAPUS DOSA DUNIA!                                             

(Injil Yohanes 1:29).

            -----------------------------------

Yesus disebut Domba Paskah karena pengorbanan-Nya di kayu salib menggenapi simbol domba sebagai korban dalam Perjanjian Lama.  Darah-Nya yang tercurah menjadi tanda penebusan yang menyelamatkan manusia dari hukuman dosa dan maut, sama seperti darah domba Paskah yang dulu melindungi bangsa Israel di Mesir. 

Maksud Yesus Sebagai Domba Paskah:

  • Korban yang Sempurna: Seperti domba Paskah yang tidak bercacat (Keluaran 12:5), Yesus adalah korban yang suci dan tak bernoda, yang menghapus dosa manusia sekali untuk selama-lamanya (Ibrani 10:10).
  • Penebusan dan Perlindungan:  Darah Yesus melindungi orang percaya dari murka Allah atas dosa, sebagaimana darah domba Paskah di Mesir dulu menyelamatkan anak sulung Israel dari kematian (Keluaran 12:13;  1 Petrus 1:18-19).
  • Ketaatan dan Kematian: Yesus menyerahkan nyawa-Nya dengan rela, seperti domba yang dibawa ke pembantaian, untuk menggenapi nubuat nabi Yesaya (Injil Yohanes 10:11,15;  Kitab Yesaya 53:6-7). 

Contoh Penggunaan/Penerapan:

  • Perjamuan Tuhan: Saat mengadakan perjamuan, umat Kristen mengingat roti dan anggur sebagai simbol (lambang) tubuh dan darah Yesus, Domba Paskah sejati.
  • Paskah: Saat merayakan Paskah, umat Kristen bersyukur atas pengorbanan Yesus yang membawa keselamatan kekal.
  • Pembebasan Dari Hukuman Dosa: Umat percaya / pengikut Kristus mengandalkan darah Yesus untuk pengampunan dari  dosa, bukan lagi melalui korban hewan domba atau lainnya.            

----------------------------------------------------------

 “… DAN DARAH YESUS, ANAK-NYA ITU,

    MENYUCIKAN KITA DARI SEGALA DOSA                                                                      

(Surat 1 Yohanes 1:7)

         ---------------------------------------------------

Hai orang-orang munafik!  (MATIUS 15:7)

Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata:  Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?  (MATIUS 22:18)

Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: Mengapa kamu mencobai Aku?  (MARKUS 12:15)

Celakalah kamu,... hai kamu orang-orang munafik,  karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha  untuk masuk.  (MATIUS 23:13)

Celakalah kamu,... hai kamu orang-orang munafik.   (MATIUS 23:25)




Munafik itu bukan orang yang jatuh dalam dosa…
tetapi orang yang menyembunyikan dosa sambil berpura-pura suci.

👉 Tuhan tidak mencari orang yang sempurna…
👉 Tuhan mencari hati yang jujur dan mau bertobat.


(Sumber: N.W.)

 "Tidak ada keselamatan di dalam siapa pun juga selain di dalam  Dia (YESUS),  sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Kisah Para Rasul 4:12).


Kata YESUS kepadanya, 'AKULAH JALAN, KEBENARAN, DAN HIDUP.  Tidak seorangpun datang kepada Bapa,  kalau tidak melalui AKU'  (Injil Yohanes 14:6)

'Percayalah kepada TUHAN YESUS dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.'   (Kisah Para Rasul 16:31)

 INSPIRASI BOTOL & KARAKTER KITA


Berikut adalah rincian ayat-ayat Alkitab mengenai karakter:
1. Buah Roh dan Karakter Kristiani
  • Galatia 5:22-23: Menggambarkan karakter yang dihasilkan oleh Roh Kudus: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.
  • 2 Petrus 1:5-7: Perintah untuk menambahkan kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih akan saudara-saudara, dan kasih akan semua orang pada iman.
2. Pembentukan Karakter melalui Penderitaan/Ujian
  • Roma 5:3-4: Penderitaan menghasilkan ketekunan, ketekunan menghasilkan tahan uji (karakter), dan tahan uji menghasilkan pengharapan.
  • Yakobus 1:2-4: Ujian iman menghasilkan ketekunan, yang memproses manusia menjadi sempurna dan lengkap.
3. Integritas dan Karakter Mulia
  • Mazmur 15:2: Karakter orang yang berkenan kepada Tuhan: hidup tidak bercela, melakukan yang benar, dan jujur.
  • Amsal 22:1: Reputasi (nama baik) lebih berharga daripada kekayaan besar.
  • Titus 2:7-8: Menjadi teladan dalam berbuat baik, jujur, dan sungguh-sungguh.
4. Karakter dalam Perilaku Sehari-hari
  • Kolose 3:12-14: Mengenakan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran, dan kasih.
  • Matius 5:13-16: Menjadi garam dan terang dunia melalui perbuatan baik.
Ayat-ayat ini menekankan bahwa pembentukan karakter adalah proses seumur hidup untuk menjadi lebih serupa dengan Kristus.